10 Tips Sebelum Membeli HP Second, Baca dulu

Ramadhan Purnama

Banyak produsen HP yang menawarkan banyak inovasi untuk memberikan kepuasan kepada konsumennya. Dari segi harga  Smarters dapat memilih sesuai budget yang diinginkan dan sesuai spesifikasi yang disediakan.

Saat ini tidaklah sulit untuk menemukan HP smartphone yang memiliki spesifikasi tinggi dan khusus, seperti HP yang dikhususkan untuk para gamers. Namun, umumnya semakin tinggi spesifikasi suatu HP, harga yang ditawarkan juga akan semakin tinggi.

Jika Smarters menginginkan HP dengan spesifikasi tinggi namun budget di kantong tidak bersahabat dengan harganya, Smarters dapat membeli HP bekas atau second. Harga HP second tentunya lebih miring dibanding HP baru dengan tipe yang sama. Bahkan  terkadang ada HP second yang dibandrol dengan harga yang jauh dibawah harga barunya.

Namun membeli HP second itu harus benar-benar jeli dan cermat. Banyak yang terkecoh dengan harga murah dan body yang mulus namun ternyata banyak kerusakan di sistemnya. Nah untuk Smarters yang akan membeli HP second berikut 10 tips sebelum membeli HP second yang bisa Smarters gunakan agar tidak menyesal dikemudian hari.

1. Carilah Spesifikasi yang Terbaru

Cari spesifikasi

Memilih HP second tentunya yang sangat perlu diperhatikan Smarters adalah spesifikasinya. Perkembangan spesifikasi HP melesat sangat cepat, dengan memilih HP yang memiliki spesifikasi minimum yang saat ini dibutuhkan akan lebih efisien karena HP akan lebih awet dan dapat memenuhi kebutuhan Smarters dalam jangka waktu yang lama.

Seperti contohnya, pilih HP dengan RAM 2GB atau 3GB dan internal storage minimal 16GB. Selain itu HP tersebut juga memiliki slot external memory untuk menyimpan data dan file lebih banyak. Baca juga: 10 HP Gaming Harga 2 Jutaan 2019

Cari tahu Operating System apa yang digunakan HP tersebut. Seperti HP Android, pastikan Androidnya menggunakan versi berapa? Apakah androidnya mumpuni untuk menjalankan aplikasi yang Smarters inginkan? Jangan sampai menyesal karena salah membeli HP dengan OS yang tidak mumpuni sehingga malah HP lemot.


2. Pelajari HP BNOB, Old Stock, dan Docomo

Hp dari Docomo

Tips selanjutnya adalah pelajari apa itu HP BNOB, Old Stock, dan Docomo. HP BNOB adalah HP Brand New Open Box, atau HP baru yang sudah dibuka dari box atau kardusnya. HP BNOB biasanya adalah HP hasil review atau HP yang salah beli oleh buyer pertamanya.

HP BNOB tentunya masih mulus tanpa lecet seperti HP baru. Harganya juga pasti lebih murah dibanding harga barunya, namun lebih mahal sedikit dibandingkan dengan barang bekas.

HP Old Stock adalah HP yang sudah tidak memiliki garansi karena merupakan stok lama. Jika Smarters memilih HP Old Stock, baiknya menggunakan sistem transaksi COD. Baca juga: Cara Cek Garansi iPhone Resmi Asli atau Bodong

Dengan sistem COD, Smarters dapat mengecek dan memastikan kondisi HP masih normal. Harga barang Old Stock juga jauh lebih murah dibanding HP baru, namun harus tetap berhati-hati ketika memastikan fungsinya karena HP Old Stock tidak lagi bergaransi.

HP Docomo adalah HP yang diperuntukkan untuk Negara Jepang. HP Docomo 100% barang original dan asli dari produsen resminya. Hanya saja HP ini sudah dibundling dengan operator Docomo yang berada hanya di Jepang. Namun jangan khawatir meskipun sudah dipaten dengan operator khusus Jepang, SIM Card HP Docomo bisa diunlocked sehingga dapat digunakan selain di Jepang.

Harga HP Docomo juga lebih murah daripada harga produk di pasaran. Tapi banyak yang menganggap HP Docomo kurang keren karena tidak terkenal di sekitarannya padahal spesifikasi yang dimilikinya kadang juga lebih tinggi daripada produk di pasaran.


3. Jangan Tergiur Harga yang Sangat Murah

Diskon Hp

Smarters, jangan pernah tergiur harga yang sangat murah. Smarters dapat mencari terlebih dahulu harga patokan HP bekas yang diinginkan. Karena Smarters perlu waspada jika harga yang ditawarkan jauh dibawah patokan harga yang sudah ada.

Banyak kasus penipuan yang terjadi karena konsumen tergiur harga yang murah, kemungkinan HP tersebut palsu atau malah HP rusak parah. Baca juga: Cara Ampuh Mengatasi HP Terkena Air agar Tidak Konslet


4. Sesuaikan dengan Budget

Budget

Membeli HP second tentunya juga bertujuan untuk menghemat anggaran. Pastikan Smarters memilih HP dengan spesifikasi yang dibutuhkan dan harga yang sesuai dengan patokan harga HP second tersebut di pasaran. Baca juga: 11 HP Android RAM Besar Harga Paling

Bertanyalah sejelas-jelasnya kepada penjual tentang HP yang akan dibeli.  Jangan sampai malah membeli HP second dengan harga yang lebih mahal daripada HP baru di pasaran dengan spesifikasi yang tidak jauh berbeda.


5. Pilih HP yang Masih Bergaransi

Hp Bergaransi

Tips selanjutnya yang bisa Smarters gunakan adalah tanyakanlah masa penggunaanya dan masih memiliki garansi atau tidak. HP second yang masih memiliki garansi tentunya menandakan penggunaan barang tersebut belum terlalu lama.

Karena semakin lama penggunaan HP, semakin turun juga kemampuan komponen HP tersebut. Membeli HP second bergaransi tentunya dapat membantu jika ada kerusakan yang terjadi kedepannya. Baca juga: Perbedaan Garansi iPhone Distributor dan Internasional


6. Cek Segel HP

Segel hp

Selanjutnya adalah pastikan Smarters mengecek segel yang ada di dalam HP tersebut. Buka penutup casing HP dan lepaskan baterainya, jika segel sudah rusak atau ada baut yang hilang, dapat dipastikan jika HP tersebut pernah diservis sebelumnya.

HP second yang sudah pernah diservis tentu saja performanya telah turun, karena menandakan HP tersebut pernah rusak sebelumnya. Jadi untuk menghindari kemungkinan HP rusak lebih parah di kedepannya, lebih baik Smarters memilih HP second yang masih tersegel.  


7. Periksa Keadaan Body HP

Body Hp

Fisik HP second yang akan dibeli juga Smarters perlu perhatikan. Periksa apa HP yang akan dibeli mempunyai banyak cacat di bagian fisiknya, seperti layar yang tergores atau ada bagian yang pecah.

Jika ternyata banyak cacat pada fisik HP second yang akan dibeli, lebih baik Smater memilih HP second yang lain. karena semakin banyak cacat yang ada di fisik HP, selain mengurangi estetikanya juga mengurangi kemampuannya.


8. Pastikan Fitur di HP Masih Berfungsi Baik

Samsung

Setelah mengecek bagian fisik HP, fitur-fitur di dalamnya juga perlu diperiksa. Cek keadaan baterai, kamera, speaker, player, sinyal, dan fitur-fitur lainnya. Cek performa baterai HP yang akan dibeli, performa baterai yang masih baik dapat dilihat jika Smarters mengoperasikan HP tersebut apakah cepat panas atau tidak.

Jika baterai HP cepat panas, dapat dipastikan performa baterai sudah tidak baik lagi. Selain itu cek satu per satu fitur-fitur yang ada di HP tersebut satu persatu dengan teliti agar tidak menyesal.


9. Cek Kelengkapan Aksesoris HP

Headset iPhone

Setelah memastikan HP second yang akan dibeli masih mempunyai performa yang baik secara fisik dan juga sistemnya, tips selanjutnya adalah memeriksa kelengkapan aksesoris yang akan disertakan di HP tersebut.

Normalnya aksesoris bawaannya adalah charger dan earphone. Pastikan charger masih bisa mengisi baterai dengan baik, tidak ada kerusakan di kabel maupun di head chargernya.

Earphone juga perlu dipastikan masih berfungsi, gunakan untuk mendengarkan, apakah speaker di kanan dan kirinya masih sama-sama berfungsi dengan baik atau tidak. Selain itu cek juga microfon yang ada di earphone tersebut, bisa dengan cara mencoba merekam suara dengan menggunakan earphone tersebut.


10. Lakukan Factory Reset

Factory Reset

Lakukan factory reset dengan segera untuk menghapus semua file dan pengaturan agar kembali menjadi pengaturan default HP second yang dibeli. Usahakan melakukan factory reset ketika masih bersama dengan penjual.

Karena di beberapa OS mengharuskan memasukkan password yang telah dibuat pengguna lama ketika akan melakukan factory reset. Jika tidak memasukkan password, dan mereset secara paksa, HP tersebut akan otomatis mengunci dan tidak dapat digunakan.

Artikel Terkait