Smartphone ODM Pertama Samsung Galaxy A6s Resmi Dirilis

Nuraini - 29 Okt 2018

Baru-baru ini Samsung telah secara resmi merilis smartphone terbarunya untuk kelas mid-range di China; Galaxy A6s pada Jumat (26/10/2018) lalu. Jika biasanya Samsung memproduksi sendiri smartphone keluarannya, namun Galaxy A6s jadi smartphone ODM (Original Device Manufacturer) pertama Samsung.

Hal ini berarti meski menggunakan nama Samsung, namun smartphone ini tidak dibuat langsung oleh pabrik yang dimiliki Samsung, melainkan oleh perusahaan manufaktur China bernama Wintech. Sebelum memproduksi smartphone Samsung, Wintech juga diketahui memproduksi smartphone Xiaomi.

ODM bukan praktik baru di industri smartphone karena banyak brand yang juga melakukan hal yang sama untuk memangkas biaya manufaktur sehingga bisa bersaing dengan brand lainnya. Sebut saja Nokia yang dibuat HMD Global dan Blackberry yang diproduksi oleh TCL.

Beralih ke spesifikasi Samsung Galaxy A6s, smartphone ini hadir dengan layar Super Amoled 6 inci dengan rasio 18:9. Smartphone mid-range ini ditenagai prosesor Qualcomm Snapdragon 660 yang dipadukan dengan RAM 6GB dan dua varian memori internal, yaitu 64GB dan 128GB.

galaxy A6s

Smartphone ini hadir dengan kamera belakang ganda dengan lensa Live Focus beresolusi 12MP + 5MP. Sementara untuk kamera depannya smartphone ini dibekali kamera beresolusi 24MP. Galaxy A6s ditenagai oleh baterai berkapasitas 3300 mAh dan sudah dilengkapi dengan sensor pemindai sidik jari di bodi bagian belakangnya

Galaxy A6s hadir dengan empat warna menarik, yaitu Purple, Cross Black, Red dan Flower Blue. Di China, Galaxy A6s dijual seharga 1.799 yuan atau sekitar Rp3,9 juta untuk varian 6GB/64GB dan 2.199 yuan atau sekitar Rp4,8 juta untuk varian 6GB/128GB. Harga yang terjangkau ini merupakan salah satu cara Samsung bersaing di pasar China yang dikenal sangat kompetitif.

Untuk saat ini, Samsung Galaxy A6s masih tersedia di pasar China saja. Belum ada info apakah smartphone ini akan tersedia untuk pasar global atau tidak, termasuk di pasar Indonesia. Kita tunggu saja info resmi dari Samsung!



Artikel Terkait