Lei Jun, CEO Xiaomi Berbicara Tentang Rencana Xiaomi Kedepan

Febby Cynthia - 11 Jan 2019

Salah satu pendiri dan sekaligus sebagai CEO Xiaomi, Lei Jun, muncul di Bloomberg dalam sebuah wawancara di mana ia berbagi informasi terkait dengan bagaimana kinerja perusahaan sampai sejauh ini dan apa saja yang sedang dirancang oleh perusahaan untuk tahun 2019.

Diketahui bahwa dalam beberapa hari terakhir ini saham perusahaan menurun, sekitar $6 miliar dari valuasi pasarnya. Namun, Lei Jun mengabaikan hal itu dan mengatakan bahwa perusahaan tersebut sedang mengadopsi teknologi generasi berikutnya yang seharusnya mendorong permintaan untuk smartphonenya.

Meskipun dia tidak berkomentar tentang bagaimana perlambatan ekonomi dapat mempengaruhi bisnis, dia berharap bahwa teknologi 5G akan menghidupkan kembali permintaan untuk smartphone serta sejumlah layanan internet yang ditawarkan oleh Xiaomi. Perusahaan ini menawarkan berbagai layanan online, termasuk film dan streaming musik ke sekitar 220 juta pengguna. Dia berkata:

"Di Cina, tingkat penetrasi smartphone sangat tinggi. Tapi saya pikir kita berada di malam menjelang 5G. Saya percaya ketika ponsel 5G mulai menjadi populer, permintaan keseluruhan dari China akan pulih."

Xiaomi, yang mendominasi pasar Asia, kini berencana untuk berekspansi ke daerah lain. Perusahaan akan segera berekspansi ke pasar Eropa, tetapi belum ada kemajuan terkait dengan rencana ekspansi ke AS.

Hal ini mungkin karena perang perdagangan AS-Cina yang sedang berlangsung. Dia mengatakan bahwa selama dua hingga tiga tahun terakhir, perusahaan telah memasuki sekitar 80 negara dan wilayah. Lei Jun, berharap bahwa momentum tersebut akan tetap berjalan pada perusahaan.

Kemarin, bersamaan dengan peluncuran smartphone Redmi Note 7, perusahaan juga telah mengumumkan bahwa merek Redmi sekarang akan bekerja secara independen dari perusahaan induknya.

Langkah ini akan memungkinkan perusahaan Cina ini untuk membedakan produk, operasi, dan metode kerja. Sekarang perusahaan memiliki tiga merek, yaitu Mi untuk ponsel high-end premium, Redmi untuk segmen entry level dan Poco untuk perangkat "flagship terjangkau".

Kuesioner

Artikel Terkait