Kunjungi Pabrik Advan di Semarang, Menkominfo Apresiasi Smartphone Lokal

Ahmad Adi Wijaya - 29 Mei 2018

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengunjungi pabrik Advan di Semarang, Senin (28/5/2018). Dalam kunjungan keduanya ini, Menkominfo berkeliling pabrik dan mengecek proses pembuatan smartphone dan tablet Advan.

Ia menyoroti kemampuan Advan sebagai vendor smartphone lokal yang mampu memahami kebutuhan masyarakat Indonesia terhadap gadget dan mampu bersaing dengan vendor luar negeri.

"Advan bagaimana pun boleh kita sebut sebagai produsen yang benar-benar melokal. Tahun 2017 dapat peringkat nomor tiga terbaik, secara keseluruhan masih nomor satu (di antara vendor lokal), semoga tahun depan bisa mempertahankan peringkat itu," ujar Rudiantara.

Ditemani pihak Advan dan perwakilan driver transportasi online, Rudiantara berkeliling pabrik Advan dan melihat langsung proses pembuatan produk Advan.

Rudiantara berharap Advan dan vendor lokal bisa mengeluarkan smartphone 4G murah agar dapat membantu sektor digital lainnya, seperti transportasi online yang bergantung pada smartphone. Hal ini sesuai dengan target pemerintah agar smartphone 4G bisa di bawah Rp 1 juta.

Menkominfo juga memuji Advan yang memudahkan para karyawannya untuk memiliki smartphone 4G. "Di sini saya apresiasi juga karena karyawan diberikan harga khusus (untuk membeli ponsel 4G)," ujar Rudiantara.

Ia menilai langkah ini sebagai awal yang baik untuk membangun kecintaan dan kesadaran masyarakat terhadap produksi lokal karya anak bangsa.

Lebih Dekat Dengan Pabrik Advan

Pabrik Advan yang berada di Semarang memiliki luas 15.000 meter persegi dan mampu memproduksi hingga 30 ribu unit per harinya untuk smartphone dan tablet. Ada 1.000 tenaga kerja dalam 16 lini produksi yang bekerja di pabrik ini.

"Di sini yang dapat manfaat dengan keberadaan pabrik adalah dampak pada kontribusi nyata pada pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di Jawa Tengah. Kami juga menyerap tenaga kerja," ujar Marketing Director Advan, Tjandra Lianto yang tururt menemani Menkominfo dalam kunjungan ke pabrik Advan.

"Advan itu adalah produk kebanggaan Indonesia yang didirikan di Indonesia, oleh Indonesia, dan sebagian besar karyawannya orang Indonesia, dan untuk Indonesia," tambah Tjandra. "Dan juga kita buktikan bahwa Indonesia mampu membuat produk yang sama dengan produk lainnya,"tambahnya.

Pabrik Advan di Semarang memiliki tiga ruangan utama, yaitu dua ruang utama produksi dan satu ruang penyimpanan suku cadang. Di ruang utama produksi, terdapat delapan line yang bertugas untuk pekerjaan perakitan, pengetesan hingga pengemasan produk.

Pada tahapan quality control, tim R&D Advan melakukan pengujuan produk secara komprehensif yang meliputi pengujian layar, burning room, tes jatuh, dan uji daya tahan produk melalui temp & humid test machine.

Tjandra juga menjelaskan dari segi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), smartphone Advan memiliki komponen lokal tertinggi yang mencapai 32,5 persen. Angka TKDN ini dibantu oleh pemakaian Indonesian Operating System (IDOS) pada produk Advan.

Advan merencanakan akan memperluas pabriknya tersebut hingga tiga hektar lagi dalam waktu dekat. Menurut Tjandra, nilai investasi yang ditanamkan kurang lebih mencapai Rp 1 trilun yang berasal dari anggaran mandiri perusahaan.

Video Pilihan

Kuesioner

Artikel Terkait