Cara Mudah Jadikan MicroSD Sebagai Memori Internal Android

Nuraini

Dengan adanya banyak aplikasi dan game yang bisa didownload gratis di Google Play Store, smarters tentu membutuhkan smartphone dengan memori internal yang memadai. Tak hanya agar bisa mendownload aplikasi, tetapi juga untuk memastikan aplikasi berjalan dengan lancar.

Smartphone Android

Smartphone Android flagship saat ini sudah dibekali dengan memori internal antara 4-8GB, namun untuk smartphone kelas entry level hingga menengah kadang masih memiliki memori internal terbatas 1-2GB yang tak cukup untuk menyimpan terlalu banyak aplikasi.

Apalagi, setting awal smartphone Android secara default menjadikan memori internal sebagai ruang penyimpanan utama. Untuk mengakali hal ini, smarters bisa lho mengubah tempat penyimpanan dari memori internal ke kartu MicroSD tanpa harus root!

Kapasitas MicroSD yang bisa mencapai 32GB tentu akan memberikan banyak tempat untuk menyimpan berbagai aplikasi, bukan? Berikut ada dua cara mudah membuat MicroSD jadi memori internal di smartphone Android yang bisa smarters coba.

1. Jika Baru Pertama Kali Masukkan MicroSD

Bagi smarters yang baru saja membeli smartphone baru dan pertama kali memasukkan kartu MicroSD ke slot yang tersedia, akan ada notifikasi muncul untuk setting kartu tersebut. Disini smarters bisa dengan mudah mengubah tempat penyimpanan utama dari memori internal ke MicroSD.

Ini langkah mudahnya!

  • Lihat notifikasi di bagian atas smartphone. Ada pilihan ‘Set Up’ dan ‘Eject’, pilih Set Up

  • Di jendela baru, scroll ke bawah hingga menemukan opsi ‘Use as Internal Memory’

  • Setelah itu smarters tinggal klik next dan next untuk mengikuti prosesnya hingga selesai

  • Done!

2. Jika Memori Internal Jadi Penyimpanan Utama

Situasi ini bisa terjadi jika sebelumnya smarters tidak mengatur tempat penyimpanan saat setting smartphone pertama kali sebelum dipakai.

Akibatnya memori internal menjadi tempat penyimpanan default dan MicroSD jadi penyimpanan cadangan. Tapi tenang, ada cara mudah ubah memori internal ke MicroSD di smartphone Android yang bisa dicoba!

  • Pertama-tama, backup dulu semua data yang ada di kartu MicroSD smarters, bisa ke PC/laptop, hard disk, maupun penyimpanan cloud

  • Setelah itu buka Settings > Storage & USB > SD Card

  • Klik ikon tiga dot yang ada di bagian atas kanan layar smartphone

  • Di menu drop down pilih ‘Settings’

  • Lalu pilih “Format as Internal”

  • Akan ada notifikasi jika kartu MicroSD akan diformat dan dienkripsi. Pilih ‘Erase & Format’ dan klik OK untuk melanjutkan

  • Done!

Ada sedikit catatan yang harus smarters ketahui mengenai kartu microSD yang dijadikan penyimpanan internal di smartphone Android.

  • Gunakan MicroSD berkualitas baik, at least kelas 10 untuk memastikan kinerja smartphone tetap ngebut meski dipakai untuk menyimpan banyak aplikasi, game maupun foto.

  • MicroSD yang dijadikan memori internal tidak bisa dipakai di smartphone lain. Jadi, jika smarters ganti smartphone dan ingin menggunakan MicroSD yang sama, maka kartu tersebut tak akan bisa berfungsi di smartphone baru karena telah dienkripsi dan hanya bisa bekerja di smartphone yang lama. Ini merupakan cara Google untuk menjaga keamanan perangkat Android.

  • Semua data / foto / video yang tersimpan di microSD tersebut masih bisa ‘dibaca’ di PC / laptop, namun harus menggunakan kabel data USB.

Nah, tidak sulit bukan untuk mengganti penyimpanan internal ke MicroSD? Tak perlu repot-repot root Android untuk bisa memiliki storage yang berkapasitas besar. Ada yang sudah pernah berhasil mengubah memori internal smartphonenya ke MicroSD? Share di kolom komentar, yuk!

Artikel Terkait

Video Pilihan