iPhone XS, XS Max dan XR Resmi Dijual di Indonesia

Nuraini - 30 Nov 2018

Setelah sebelumnya diperkenalkan pada 12 September lalu, iPhone XS, iPhone XS Max dan iPhone XR akhirnya secara resmi akan dijual di Indonesia! Ketiga iPhone teranyar ini akan dijual secara resmi pada 14 Desember mendatang. Bahkan pre-order iPhone XS, XS Max dan XR di Indonesia sudah bisa mulai dilakukan di beberapa retail outlet Erajaya Group mulai 7 desember 2018.

Teletama Artha Mandiri (ATM) yang merupakan anak usaha Erajaya Group-lah yang akan membawa ketiga iPhone terbaru ini ke tanah air. iPhone XS, XS Max dan XR ini akan tersedia di outlet yang tergabung dalam Erajaya Retail Group (Erafone, iBox dan Urban Republic) serta parter retail lain seperti Infinite, mE Gallery dan Story-i yang tersebar di seluruh Indonesia.

Meski sudah ada tanggal pasti kapan ketiga iPhone terbaru ini dijual di Indonesia, namun harga iPhone XS, XS Max dan XR di Indonesia belum diungkap secara gamblang.

Jika melihat histori lini iPhone sebelumnya, harga iPhone di Indonesia biasanya lebih mahal jika dibandingkan dengan negara lain. Sebagai contoh, iPhone X yang dirilis 2017 lalu dijual seharga Rp13,2 juta di luar negeri, namun menjadi Rp18 juta saat dijual di Indonesia.

Sedangkan untuk harga iPhone XR yang merupakan model ‘paling murah’ diantara ketiganya dijual seharga 749 dolar atau sekitar 10 jutaan. Untuk iPhone XS dijual mulai dari 999 dolar atau sekitar 14 jutaan dan iPhone XS Max dijual seharga 1.099 dolar atau sekitar 16 juta.

Seperti diketahui sebelumnya, ketiga iPhone ini sudah mengantongi ijin dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Ponsel dengan kode Apple A2105 yang tak lain adalah iPhone XR dinyatakan lolos pengujian yang hasilnya tertera website di Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI).

Tak hanya iPhone XR, kedua iPhone lainnya yaitu XS dan XS Max juga sudah mengantongi ijin dari Kominfo. Ketiga model iPhone terbaru ini pun sudah memenuhi aturan TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri) sebesar 30% yang ditetapkan oleh Kementerian Perindustrian.

Artikel Terkait

Video Pilihan