10 Cara Mengatasi Hp Android Lemot dan Panas

Ramadhan Purnama

Pada zaman sekarang ini teknologi memang berkembang sangat pesat. Salah satu bukti perkembangannya ialah dari segi media telekomunikasi yakni Smartphone Android yang mampu berbagai perintah pemiliknya.

Seperti cek email, fotografi, browsing internet, game, musik, dan banyak fitur-fitur penuh kecanggihan lainnya. Meskipun sangat canggih ternyata Smartphone Android juga bisa jadi lemot. Oleh karena itu untuk membantu smarters ada 10 cara mengatasi Android yang lemot yang bisa jadi referensi.

Sebelum Smartphone ini hadir dahulu smarters hanya bisa menggunakan telepon kabel untuk berkomunikasi, kemudian berkembang menjadi Handphone yang sudah tidak lagi menggunakan kabel. Dan kemudian barulah Smartphone Android lahir yang memberikan banyak kemudahan dengan berbagai macam fitur-fitur yang canggih. Baca juga:  7 HP Unik dan Canggih Belum Kamu Tau

Jika Smartphone Android smarters tiba-tiba menjadi lambat atau lemot saat digunakan. Kami punya 10 cara mengatasi Android yang lemot. Yuk simak.

1. Buang aplikasi yang tidak terpakai

Android memiliki sifat multitasking sehingga sangat membantu memenuhi segala kebutuhan  penggunanya. Smarters  tanpa sadar mungkin sering mendownload aplikasi-aplikasi  yang hanya sesekali digunakan, tapi lupa menghapusnya sehingga aplikasi tersebut masih tersimpan pada app drawer.

Hal ini menjadi salah satu penyebab kinerja ponsel menjadi lemot. Tidak hanya itu ternyata aplikasi yang smarters unduh tersebut mengambil banyak ruang memori. Baca juga:  7 Cara Atasi WhatsApp Pending dengan Mudah dan Cepat

Solusi yang bisa dilakukan ialah hapus atau uninstall aplikasi yang tidak terpakai tersebut dan setelah itu kinerja ponsel Android akan lancar seperti semula. Nah, jika sewaktu-waktu smarters butuh menggunakan aplikasi itu lagi, maka bisa mengunduhnya kembali.


2. Bersihkan ruang penyimpanan internal ponsel

Ruang penyimpanan internal yang tidak pernah dibersihkan akan membuat banyak data menumpuk sehingga menyebabkan ponsel menjadi lemot. Sebagai contoh saat smarters mengunduh sebuah video, secara otomatis video tersebut akan tersimpan dalam ruang penyimpanan internal.

Jika video tersebut tidak dipindahkan atau dihapus saat sudah selesai menonton maka akan membuat ruang penyimpanan internal cepat penuh dan membuat kinerja ponsel lambat. Buang dan hapus semua file-file yang tidak dibutuhkan dalam penyimpanan internal.

Jika tidak ingin menghapus file tersebut maka pindahkan ke ruang penyimpanan eksternal. Smarters, hal penting yang perlu diingat dan diperhatikan saat masuk ke penyimpanan internal adalah sebaiknya jangan menghapus file atau folder yang tak diketahui.


3. Hapus atau bersihkan data cache

Pada prinsipnya data cache ialah tempat yang baik karena bisa menyimpan data-data dari aplikasi ke ruang penyimpanan internal. Secara singkat dengan bantuan data cache ini smarters akan mudah membuka suatu aplikasi.

Beberapa aplikasi ada yang didukung dengan perangkat pembersih data cache, akan tetapi ada juga beberapa aplikasi yang tidak mempunyai perangkat ini sehingga akan membuat Android menjadi lemot saat kapasitasnya penuh.

Cara membersihkan data cache tidaklah sulit, smarters bisa masuk ke menu Setting pada ponsel Android, kemudian pilihlah Applications, pilih Application Manager dan selanjutnya pilih aplikasi yang ingin smarters bersihkan.


4. SD Card harus bekerja dengan baik

Kinerja ponsel Android menjadi lambat ternyata bisa juga disebabkan oleh SD Card yang tidak bekerja dengan baik. Smarters bisa mengecek atau melakukan format terhadap SD Card Android untuk memastikan SD Card tersebut bekerja dengan baik dan bagus.

Namun perlu diperhatikan sebelum memformat SD Card, pastikan seluruh data penting sudah di backup ya. Baca juga:  Cara Mudah Jadikan MicroSD Sebagai Memori Internal Android


5. Cukup gunakan 1 aplikasi antivirus

Saat ini banyak sekali antivirus yang bisa smarters unduh di Play Store dan memiliki fungsi yang beragam pula. Perlu smarters perhatikan sekali bahwa aplikasi antivirus hampir sama dengan aplikasi bawaan lainnya, aplikasi ini terus berjalan di background ponsel Android. Baca juga:  Ini 7 Tanda Smartphone Android Kena Virus, Ayo Cek!

Hal tersebut ternyata berdampak pada penggunaan RAM yang boros. Apalagi jika smarters menginstal lebih dari satu aplikasi antivirus, bisa dibayangkan bagaimana lambatnya kinerja ponsel android smarters kan? Jadi cukup dengan menggunakan satu aplikasi antivirus merupakan salah satu dari 10 cara mengatasi Android yang lemot.


6. Pastikan selalu update software

Biasanya saat software ponsel android harus di update selalu datang pemberitahuan. Nah, jika pemberitahuan update sudah datang sebaiknya smarters segera melakukan update. Kenapa? Tentu muncul pertanyaan itu dari smarters, hal tersebut bertujuan untuk segera memperbaiki masalah yang sudah ada dari sistem sebelumnya.

Tidak hanya update software sistem saja, akan tetapi juga berlaku untuk aplikasi-aplikasi yang smarters gunakan di ponsel. Biasanya selalu ada pemberitahuan dari Play Store saat harus mengupdate aplikasi. Selalu perhatikan pemberitahuan update ini agar kinerja Android smarters tidak lemot.


7. Kurangi penggunaan Widget

Penggunaan widget memang membuat tampilan Android smarters menjadi menarik, selain memperindah tampilan widget juga merupakan jalan pintas untuk memantau aplikasi tanpa harus membukanya. Baca juga:  Download Tema Whatsapp Terbaru Lucu dan Keren

Seperti melihat notifikasi WhatsApp, Line, Email dan bermacam aplikasi lainnya. Penting smarters ketahui meskipun menarik dan memudahkan ternyata penggunaan widget pada Android malah mengambil banyak ruang pada RAM, sehingga berdampak ke kinerja Android menjadi lemot.


8. Nonaktifkan Auto-Sync

Fitur Auto-Sync di aktifkan agar semua akun yang terpasang pada ponsel Android smarters tetap terhubung. Meskipun memiliki fungsi yang bagus akan tetapi Auto-Sync ini ternyata bisa menyebabkan kinerja Android menjadi lemot.

Nah, jika smarters menonaktifkan fitur ini jika ingin membuka aplikasi email harus secara manual. Tapi jangan khawatir smarters ada aplikasi yang bisa mematikan Auto-Sync ponsel secara otomatis dan juga aplikasi ini dapat menghemat baterai ponsel.


9. Sebaiknya gunakan aplikasi berbayar

Kebanyakan pengguna Android lebih memilih aplikasi yang gratisan, karena tanpa perlu mengeluarkan uang mereka tetap bisa menikmati fitur-fitur canggih aplikasi yang di unduh.

Tapi tahukah smarters, menginstal aplikasi gratisan sama saja dengan menjadikan ponsel Android smarters sebagai kelinci percobaan. Kenapa begitu? Karena dengan memberikan aplikasi gratis tersebut, pengembang aplikasi tersebut mendapatkan review mengenai kelemahan dan kekurangan hingga bugs dari aplikasi yang mereka kembangkan.

Tidak hanya menjadi kelinci percobaan saja, ternyata aplikasi gratisan ini membuat Android menjadi lemot. Selain itu aplikasi gratisan memunculkan banyak iklan-iklan yang tidak sehingga membuat kuota smarters cepat habis. Baca juga:  4 Game Termahal di Play Store yang Bisa Buat Kantong Kering


10. Factory Reset

Mungkin bagi beberapa pengguna istilah factory reset sudah biasa didengar dan mungkin sudah sering dilakukan. Hal penting yang wajib smarters perhatikan sebelum melakukan factory reset ialah semua data yang ada di ponsel Android akan hilang. Ponsel smarters juga akan kembali ke settingan awal seperti baru kembali.

Semua akun-akun yang telah smarters daftarkan akan hilang, intinya semua data yang ada akan hilang. Namun firmware tidak terpengaruh meskipun dilakukan factory reset. Itulah sebabnya sebelum melakukan factory reset, pastikan smarters sudah mem-back up semua data yang dirasa penting dalam ponsel Android.

Nah factory reset ini adalah salah satu dari 10 cara mengatasi android yang lemot. Smarters sudah siap melakukan factory reset? Caranya tidak sulit, buka pengaturan ponsel Android kemudian pilih backup dan reset. Selanjutnya pilih menu Factory Reset. Selamat mencoba ya smarters. Baca juga:  Tutorial Recovery Mode Xiaomi Semua Tipe

Video Pilihan

Artikel Terkait